Sabtu, 18 Desember 2010

MENGAPA LAUTAN ASIN RASANYA ?

(Arkady Leokum)

Sekali-kali menjumpai kenyataan tentang bumi kita yang membingungkan kita dan yang belum ada jawabannya. Kenyataan itu adalah keberadaan garam di lautan. Bagaimana garam dapat berada di sana ?

Jawabannya adalah bahwa kita tidak mengatahui bagaimana garam masuk ke dalam lautan!. Tentu saja kita memang mengatahui bahwa garam adalah zat yang dapat larut dalam air, dan oleh karena itu masuk ke dalam laut bersama air hujan. Garam di permukaan bumi terus menerus dilarutkan dan mengalir ke dalam laut.

Tetapi kita tidak mengatahui apakah hal ini menyebabkan sangat besarnya jumlah garam yang terdapat di laut, Jika semua lautan dikeringkan, akan terdapat cukup banyak garam yang dapat digunakan untuk membangun sebuah dinding yang tingginya 180 mil dan tebalnya 1 mil. Dinding tersebut dapat mengelilingi dunia di garis Katulistiwa!. Atau dengan perkataan lain, garam batu yang diperoleh jika semua lautan dikeringkan akan menjadi satu bagian besar kira-kira 15 kali dari seluruh benua Eropa!

Garam yang biasa yang kita gunakan dihasilkan dari air laut atau air danau air asin, dari mata air- mata air asin, dan dari endapatn-endapan garam batu. Konsentrasi garam dalam air laut berkisar dari kira-kira tiga persen sampai tiga setengah persen. Laut-laut tertutup, seperti Laut Mediterania dan Laut Merah, mengandung lebih banyak garam dalam airnya dari pada laut-laut terbuka. Laut Mati, yang meliputi daerah seluas kira-kira 340 mil persegi, mengandung kira-kira 11.600.000.000 ton.

Rata-rata, satu galon air laut mengandung kira-kira satu perempat pon garam. Dasar-dasar garam batu yang terbentuk di berbagai bagian dunia pada mulanya terbentuk akibat penguapan air laut jutaan tahun yang lalu. Karena untuk membentuk garam batu diperlukan kira-kira sembilan per sepuluh dari volume air laut yang diuapkan. orang-orang berpendapat bahwa dasar-dasar garam batu yang tebal yang ditemukan di endapkan di dalam apa yang dahulu merupakan bagian dari laut-laut tertutup. Laut-;laut ini menguap lebih cepat dari pada air tawar yang masuk, sehingga endapan-endapan garam batupun terbentuk.

Kebanyakan garam komersial diperoleh dari garam batu. Cara yang lazxim digunakan adalah membor sumur-sumur sampai ke dasar-dasar yang mengandung garam. Air murni dipompakan melalui sebuah pipa. Air akan melarutkan garam dan garam itu didesak keluar melalui pipa yang lain sampai ke permukaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar