Kamis, 16 Desember 2010

MENGAPA ANGIN MEMPUNYAI NAMA YANG BERBEDA-BEDA ?

{Arkady Leokum}

Kebanyakan angin, tentu saja, tidak mempunyai nama. Kita hanya berkata, "Hari ini banyak angin," atau "Angin bertiup". Kadang-kadang kita bisa juga berkata, "Angin utara sedang bertiup". Tapi banyak angin mempunyai nama yang khusus.

Angin-angin diberi nama khusus karena berbagai alasan. Sebagai contoh, ada angin yang disebut angin mati. Angin tersebut ditemui di daerah dekat khatulistiwa di mana terdapat sabuk besar udara yang naik dan bertekanan rendah. Kalau anda terjebak angin mati saat berlayar, kapal anda tidak dapat maju

Angin yang bertiup dari atas dan dari bawah menuju khatulistiwa disebut angin pasat. Angin yang kuat dan tetap, disebut demikian karena pada jaman pelayaran, angin itu menjadi bantuan besar bagi navigasi.

Juga ada angin khusus, misalnya angin muson, adalah angin yang berubah arah dengan pergantian musim. Di India, angin muson yang bertiup ke selatan sepanas dan sekering angin musim dingin, dan angin yang bertiup ke utara di musim panas membawa hujan deras.

Di Perancis selatan, angin utara yang dingin dan kering, yang disebut mistral, ditakuti banyak orang. Angin itu bertiup terus menerus dari laut selama berhari-hari dan membuat orang-orang mudah tersinggung dan tidak nyaman.